KABARPURBALINGGA – Final Liga 1 Askab PSSI Kabupaten Purbalingga tahun 2025 menghadirkan juara baru. Tim Putra Junior FC sukses menutup kompetisi dengan manis usai menaklukkan Karang Banjar FC dengan skor meyakinkan 3–1 pada laga final yang digelar di Stadion Goentoer Darjono Purbalingga, Minggu (19/10/2025).
Gol kemenangan Putra Junior FC masing-masing dicetak oleh Ali Setiawan pada menit ke-36 dan 62, serta Norman pada menit ke-88. Sementara satu-satunya gol Karang Banjar FC dicetak oleh Dafa Zakiya di menit ke-17.
Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Guyuran hujan yang membasahi lapangan tidak menyurutkan semangat kedua tim untuk tampil maksimal. Jual beli serangan terjadi di sepanjang pertandingan, namun Putra Junior tampil lebih efektif dalam memanfaatkan peluang.
Laga final ini dipimpin oleh wasit Iskandar, dibantu oleh asisten wasit Fauzan dan Febri. Meskipun berlangsung ketat, pertandingan berjalan dalam suasana sportif dan disaksikan langsung oleh para pendukung kedua tim.
Dengan hasil ini, Putra Junior FC asal Desa Pengalusan resmi dinobatkan sebagai juara Liga 1 Askab PSSI Purbalingga tahun 2025, melengkapi daftar juara liga internal tahun ini setelah Porseba Babakan menjadi juara Liga 3 dan Rajawali FC menjuarai Liga 2.
Ketua Umum Askab PSSI Purbalingga, Uut Triyas Yanuar, menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta dan pihak yang telah menyukseskan gelaran kompetisi tahun ini.
“Setelah Porseba dan Rajawali FC, kini Putra Junior tampil sebagai juara Liga 1 Askab PSSI Purbalingga tahun 2025. Kami ucapkan selamat kepada para juara dan semua tim yang telah berpartisipasi dengan semangat tinggi,” ujarnya.
Uut juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan liga, mulai dari panitia, official, pemain, hingga suporter.
“Kami banyak sampaikan terima kasih kepada semua pihak. Mohon maaf bila dalam pelaksanaan turnamen ini masih ada kekurangan. Ke depan, kami akan terus evaluasi demi kemajuan sepak bola Purbalingga,” imbuhnya.
Lebih lanjut, ia berharap agar ke depan semakin banyak bibit muda yang muncul dari ajang liga internal Askab PSSI Purbalingga.
“Kami ingin kompetisi ini menjadi wadah lahirnya pemain muda berbakat, sekaligus ajang bagi talent scouting untuk menemukan potensi terbaik dari Purbalingga. Sampai jumpa di musim depan,” tutupnya.