KABARPURBALINGGA – Sebanyak 1.007 guru madrasah dari Kabupaten Purbalingga bertolak ke Jakarta, Rabu (29/10/2025) sore, untuk memperjuangkan nasib dan kesejahteraannya. Rombongan berangkat dari selatan Alun-Alun Purbalingga menggunakan 21 bus.
Rombongan terbagi dalam dua kloter. Kloter pertama memberangkatkan 755 orang menggunakan 15 bus, sementara kloter kedua terdiri dari 252 orang dengan 6 bus.
Ketua DPRD Purbalingga HR Bambang Irawan, didampingi Wakil Ketua H. Aman Waliyudin, turut hadir melepas keberangkatan para guru. Dalam kesempatan itu, Bambang Irawan menegaskan kembali komitmen DPRD untuk terus memperjuangkan kesejahteraan guru madrasah.
“Sesuai yang kami sampaikan saat audiensi kemarin, DPRD Purbalingga berkomitmen mengawal hasil audiensi di Jakarta besok,” ungkapnya di hadapan para guru.
Ia juga berharap perjalanan tersebut membawa hasil terbaik bagi para pendidik madrasah.
“Apapun hasilnya, kami akan tetap berada di barisan bapak-ibu guru semua,” tandasnya.
Selain itu, Bambang Irawan berpesan agar seluruh peserta tetap menjaga kesehatan, keselamatan, dan kondusifitas selama perjalanan maupun kegiatan di Jakarta.
“Jaga keselamatan, hati-hati di jalan, semoga pulang membawa hasil yang baik dan sesuai harapan,” pesannya.
Sebelumnya, Pengurus Daerah Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Purbalingga telah melakukan audiensi dengan DPRD pada Selasa (28/10/2025) di ruang rapat paripurna. Rombongan yang dipimpin Sekretaris PGSI, Suparmo, S.Pd.I., S.Pd., menyampaikan keresahan para guru madrasah yang merasa belum mendapat perhatian sepadan dengan pengabdian mereka.