OJK: BSM Berpeluang Jadi Bank Syariah Muhammadiyah Tanpa Perlu Ganti Nama

KabarPurbalingga.com – Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menyebut BPR Syariah Matahari (BSM) punya modal kuat untuk naik kelas menjadi bank umum syariah. Reputasi 36 tahun yang dimiliki BSM disebutnya sudah membuktikan daya tahan di tengah ketatnya persaingan perbankan.

“Nama BSM ini sudah pas. Sekarang Bank Syariah Matahari, nanti kalau berkembang jadi Bank Syariah Muhammadiyah pun tetap cocok, tidak perlu diganti,” kata Dian saat peluncuran BSM di Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA (Uhamka), Jakarta, Kamis (11/9/2025).

Menurutnya, peluang BSM terbuka lebar karena Muhammadiyah memiliki aset besar yang bisa memperkuat lembaga keuangan syariah, baik di level BPR maupun bank umum. OJK saat ini memang tengah mendorong konsolidasi BPR agar lebih solid dan mampu bersaing dengan bank skala besar.

Meski demikian, Dian mengingatkan ada sejumlah tantangan yang harus ditaklukkan, mulai dari modal, kualitas SDM, hingga penguasaan teknologi informasi. “Masa depan bank sangat ditentukan dari sejauh mana mampu mengimplementasikan sistem IT yang baik,” ujarnya.

Ia juga menyinggung Undang-Undang P2SK yang membuka ruang bagi BPR masuk ke sistem pembayaran hingga menghimpun modal melalui IPO. Namun peluang itu harus diimbangi dengan tata kelola profesional agar tidak memunculkan risiko baru.

Sebagai bentuk penguatan, OJK telah menyiapkan dua roadmap: pengembangan perbankan syariah (termasuk BPRS) dan pengembangan BPR secara umum. Dengan begitu, arah pengembangan diharapkan lebih terstruktur, sehat, dan memberi dukungan nyata bagi sektor UMKM.

Dian pun mengingatkan, pengalaman dua tahun terakhir menjadi pelajaran berharga. Hampir 30 BPR terpaksa ditutup karena fraud dan salah kelola. “Ke depan hanya BPR yang sehat yang akan bertahan,” tegasnya.

Posting Terkait