KABARPURBALINGGA – Prestasi membanggakan kembali lahir dari putra daerah Kabupaten Purbalingga. Pratu Alfandi Galih Pratama, prajurit TNI yang kini memperkuat kontingen Kalimantan Selatan, berhasil menyabet medali perak cabang olahraga beladiri kategori Sambo Combat Putra kelas 71 kilogram pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2025.
Dalam pertandingan final, Galih tampil penuh semangat melawan atlet tangguh dari tuan rumah Jawa Tengah. Meskipun sempat memimpin skor 8–2, ia harus mengakui keunggulan lawannya setelah kalah lewat teknik bantingan di penghujung laga.
“Alhamdulillah, saya tetap bersyukur. Rasanya luar biasa bisa sampai ke tahap ini dengan perjuangan maksimal,” ujar Galih saat ditemui usai pertandingan, Senin (20/10/2025).
Perjalanan Galih menuju final tidak mudah. Ia harus melewati sejumlah lawan kuat dari total 16 peserta di kelas yang sama. Meski begitu, kepercayaan diri dan semangat pantang menyerah menjadi bekalnya hingga berhasil menembus partai puncak.
Untuk mencapai performa terbaik, Galih menjalani latihan intensif dua hingga tiga kali setiap hari, disertai pengaturan nutrisi, asupan vitamin, dan istirahat cukup.
“Kami latihan penuh sepanjang minggu, hanya libur Sabtu sore dan Minggu. Semua dijalani dengan serius di bawah bimbingan pelatih berpengalaman,” katanya.
Menurut Galih, kunci utamanya adalah mengendalikan emosi dan bermain sesuai strategi latihan. Ia mengaku kekalahan di final menjadi pelajaran berharga untuk tampil lebih baik di ajang berikutnya.
“Saya sempat unggul, tapi karena kurang fokus sedikit akhirnya terbanting. Lawan juga tampil sangat baik,” ujarnya dengan nada sportif.
Meski belum berhasil meraih emas, Galih merasa bangga bisa mempersembahkan medali untuk Kalimantan Selatan sekaligus membawa nama harum Purbalingga di tingkat nasional.
“Saya berharap semakin banyak anak muda yang mau menyalurkan bakatnya lewat olahraga. Menang atau kalah bukan yang utama, yang penting sudah berjuang sepenuh hati,” pungkasnya.