KABARPURBALINGGA – Semarak Festival Ekonomi Syariah Eks-Karesidenan Banyumas resmi dibuka di GOR Satria Purwokerto, Sabtu (30/8/2025). Acara yang digelar pada pagi hari ini dihadiri para kepala daerah se-Eks Karesidenan Banyumas, Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, serta perwakilan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto.
Wakil Ketua DPRD Purbalingga, H. Aman Waliyudin turut hadir dalam pembukaan festival tersebut. Dalam sambutannya, Bupati Banyumas secara resmi membuka rangkaian kegiatan yang menjadi ajang penguatan literasi dan pengembangan ekonomi syariah di wilayah eks-Karesidenan Banyumas.
Rangkaian acara diawali dengan seremoni penyerahan sertifikat halal kepada Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU), serta penandatanganan nota kesepahaman terkait edukasi literasi Consumer Base Payment (CBP) dan sistem pembayaran syariah.
Sebagai penutup, para tamu undangan meninjau booth pameran yang menampilkan beragam produk dan layanan berbasis ekonomi syariah dari berbagai pelaku usaha dan lembaga.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Ketua I DPRD Purbalingga, H. Aman Waliyudin, menyampaikan harapannya agar festival ini bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap festival ini tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar mampu memberikan edukasi, literasi, dan membuka peluang bagi masyarakat serta pelaku usaha untuk mengembangkan ekonomi syariah. Dengan demikian, manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” ungkapnya.
Festival Ekonomi Syariah ini diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat literasi, inklusi, serta implementasi sistem ekonomi syariah di masyarakat, khususnya di wilayah eks-Karesidenan Banyumas.